JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak nonsubsidi di wilayah Jawa Barat yang mulai berlaku efektif pada akhir Februari ini. Perubahan harga ini merupakan bagian dari evaluasi rutin pemerintah terhadap tren harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Masyarakat diimbau untuk memantau daftar harga terbaru di setiap SPBU guna memastikan kecukupan saldo maupun uang tunai saat melakukan pengisian bahan bakar kendaraan bermotor.
Rincian Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Di Wilayah Jawa Barat Terbaru
Berdasarkan data resmi pada Selasa 24 Februari 2026 harga Pertamax yang merupakan bensin dengan nilai oktan sembilan puluh dua kini berada pada level Rp 11.800 per liter. Bagi pengguna kendaraan bermesin performa tinggi yang menggunakan Pertamax Turbo, harga jual di SPBU seluruh wilayah Jawa Barat saat ini dibanderol sebesar Rp 12.700 per liter. Sementara itu, produk bensin ramah lingkungan terbaru yakni Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp 12.450 per liter untuk masyarakat di tanah pasundan.
Penyesuaian ini juga menyasar sektor bahan bakar diesel nonsubsidi yang banyak digunakan oleh kendaraan komersial maupun pribadi bermesin diesel modern di berbagai kota besar. Harga Dexlite saat ini ditetapkan sebesar Rp 13.250 per liter, sementara untuk varian bahan bakar diesel kualitas tertinggi yaitu Pertamina Dex berada di angka Rp 13.500 per liter. Pertamina memastikan bahwa seluruh pasokan bahan bakar tersebut tersedia dalam jumlah yang sangat mencukupi di seluruh jaringan distribusi SPBU yang tersebar di wilayah Jawa Barat.
Stabilitas Harga Bahan Bakar Minyak Bersubsidi Untuk Masyarakat Menengah Bawah
Di tengah perubahan harga produk nonsubsidi, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak jenis penugasan dan subsidi untuk melindungi daya beli rakyat. Harga Pertalite masih tetap bertahan di angka Rp 10.000 per liter, yang menjadikannya sebagai pilihan utama bagi sebagian besar pengguna kendaraan roda dua dan angkutan umum. Begitu pula dengan harga Bio Solar yang tetap dipatok sebesar Rp 6.800 per liter sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor logistik dan transportasi barang di daerah.
Keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi ini diambil agar tidak memicu kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya yang sangat bergantung pada biaya distribusi transportasi darat. Masyarakat diminta untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi. Pengawasan di tingkat SPBU juga semakin diperketat guna meminimalisir praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan anggaran pendapatan belanja negara.
Mekanisme Penentuan Harga BBM Berdasarkan Dinamika Pasar Internasional Dan Kurs
Proses penetapan harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan rata-rata harga publikasi minyak dunia serta biaya distribusi ke berbagai wilayah di seluruh nusantara Indonesia. Pertamina terus melakukan inovasi guna menciptakan efisiensi operasional agar harga jual di tingkat konsumen tetap kompetitif dibandingkan dengan perusahaan penyedia bahan bakar minyak swasta lainnya. Fluktuasi harga ini adalah hal yang wajar dalam bisnis energi global yang sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik serta tingkat produksi minyak dari negara-negara anggota organisasi OPEC.
Manajemen Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa transparansi harga adalah prioritas utama guna memberikan kepastian bagi para pelaku usaha dan masyarakat dalam merencanakan pengeluaran bulanan. Masyarakat dapat mengakses informasi harga terkini melalui aplikasi resmi MyPertamina yang selalu diperbarui secara langsung setiap kali terjadi perubahan harga di tingkat pusat maupun daerah. Langkah digitalisasi ini juga mempermudah konsumen dalam melakukan pembayaran nontunai yang lebih aman, cepat, dan transparan di setiap transaksi pengisian bahan bakar minyak di SPBU.
Kesiapan Pasokan Energi Menjelang Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional 2026
Memasuki akhir bulan Februari, Pertamina juga mulai melakukan langkah antisipasi terhadap kenaikan permintaan bahan bakar menjelang persiapan bulan suci Ramadhan dan mudik lebaran nanti. Pemantauan stok di terminal BBM dilakukan secara intensif selama dua puluh empat jam penuh untuk menjamin kelancaran distribusi ke wilayah-wilayah yang memiliki tingkat konsumsi sangat tinggi. Sinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah juga diperkuat guna memastikan seluruh fasilitas distribusi energi nasional tetap dalam kondisi aman dari segala bentuk gangguan.
Masyarakat Jawa Barat diharapkan tidak perlu melakukan aksi borong atau panic buying karena stok energi nasional berada dalam posisi yang sangat aman dan terkendali baik. Pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik di sektor energi agar produktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global yang semakin tidak menentu. Keandalan pasokan energi adalah tulang punggung bagi kemajuan daerah, dan Pertamina berkomitmen untuk selalu hadir memenuhi kebutuhan bahan bakar berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia tercinta.
Tips Hemat Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Di Tengah Penyesuaian Harga
Guna menyiasati perubahan harga, para pengguna kendaraan disarankan untuk selalu melakukan perawatan mesin secara rutin agar pembakaran bahan bakar tetap efisien dan tidak boros energi. Pengecekan tekanan angin pada ban serta penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan juga sangat membantu dalam mengoptimalkan konsumsi BBM setiap harinya. Selain itu, menerapkan gaya mengemudi yang halus atau eco-driving dapat menekan penggunaan bahan bakar secara signifikan sehingga pengeluaran untuk sektor transportasi dapat lebih ditekan kembali.
Penggunaan aplikasi MyPertamina juga menawarkan berbagai promo menarik dan poin hadiah yang dapat ditukarkan dengan berbagai keuntungan bagi para pelanggan setia produk-produk unggulan Pertamina. Dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yang akurat, masyarakat dapat lebih cerdas dalam mengelola kebutuhan energinya tanpa harus merasa terbebani oleh adanya penyesuaian harga pasar saat ini. Mari kita dukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkualitas demi menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan performa mesin kendaraan kita untuk jangka waktu yang lama.