Investasi

Strategi Investasi Emas Pemula: Aman, Mudah, dan Menguntungkan

Strategi Investasi Emas Pemula: Aman, Mudah, dan Menguntungkan
Strategi Investasi Emas Pemula: Aman, Mudah, dan Menguntungkan

JAKARTA - Dinamika ekonomi global yang sering kali tidak menentu menuntut masyarakat untuk lebih cerdas dalam mengelola aset. Di tengah gempuran berbagai instrumen investasi digital yang kompleks, emas tetap berdiri kokoh sebagai instrumen klasik yang paling dipercaya. Logam mulia ini bukan sekadar perhiasan, melainkan tameng finansial atau safe haven asset yang mampu menjaga nilai kekayaan dari gerusan inflasi. Memulai investasi emas bagi pemula kini tidak lagi sesulit yang dibayangkan, terutama dengan adanya panduan praktis dari para praktisi yang telah lama berkecimpung di industri ini.

Tips investasi emas untuk pemula yang aman dan menguntungkan menjadi topik yang semakin banyak dicari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Dalam sejarahnya, emas telah menjadi simbol kekayaan dan alat lindung nilai (hedging) terhadap ketidakpastian ekonomi. Hal itu senada dengan pernyataan Nita Sari (21), Marketing Senior Sales Toko Mas Jawa Klaten, Jawa Tengah saat ditemui tim Liputan6.com pada Sabtu, di Jalan Hos Cokroaminoto Tegalmulyo. Ia berujar bahwa emas selalu mengikuti harga pasaran, dan kenaikannya yang pesat akhir-akhir ini menjadikannya lebih menguntungkan dibanding jenis investasi lain.

Menetapkan Visi dan Tujuan Investasi Jangka Panjang

Langkah pertama yang sering kali terlupakan oleh pemula adalah menentukan alasan di balik investasi tersebut. Emas bukanlah alat untuk mencari keuntungan cepat (spekulasi), melainkan instrumen untuk pertumbuhan nilai yang stabil. Salah satu tips investasi emas untuk pemula yang aman dan menguntungkan adalah menentukan tujuan investasi sejak awal. Misalnya untuk biaya pendidikan, dana pensiun, atau sekadar dana darurat.

Nita Sari memberikan gambaran nyata mengenai potensi keuntungan emas melalui perbandingan harga. “Gini aja contohnya, (semisal) tahun kemarin kita beli (emas) di harga Rp500.000-an. Kemudian di hari ini (emas) tersebut udah di harga Rp1jt lebih. Jadi kan (keuntungan) ngikutin harga sekarang juga. Kita bisa save uang segitu,” sambungnya. Perlu diingat bahwa investasi emas ideal untuk jangka menengah hingga panjang (minimal 3–5 tahun).

Menghilangkan Rasa Takut dan Memulai dari Nominal Kecil

Hambatan terbesar bagi pemula biasanya adalah anggapan bahwa investasi emas membutuhkan modal yang sangat besar. Padahal, strategi terbaik adalah dengan segera mengonversi dana lebih yang dimiliki ke dalam bentuk emas tanpa harus menunggu jumlah yang banyak. Nisa Sari menjelaskan bahwa tidak boleh takut mencoba adalah tahap awal. Pembelian emas bisa dimulai dari nominal kecil-kecil, asalkan dilakukan secara konsisten.

“Kalau beli emas itu jangan ditunggu-tunggu sebenarnya. Maksudnya jangan dinanti-nanti selagi ada dana lebih. Kalau punya uangnya kalau bisa (emasnya) langsung dibeliin saja,” ujar Nisa. Ia mencontohkan bahwa di Toko Mas Jawa tersedia pilihan mulai dari 0,1 gram, bahkan dalam variasi gelang atau cincin tali yang harganya sangat terjangkau bagi kantong pemula.

Memilih Jenis Produk Antara Perhiasan dan Logam Mulia

Terdapat perdebatan klasik mengenai mana yang lebih baik antara emas perhiasan atau logam mulia batangan. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda; perhiasan bisa memberikan nilai estetika saat dikenakan, sementara logam mulia memiliki nilai jual kembali yang cenderung lebih tinggi karena minim biaya pembuatan. “Semua menguntungkan sih kak (baik perhiasan atau logam mulia), tapi untuk jangka panjang kita rekomendasiin untuk logam mulia,” jelas Nisa Sari.

Mengenai merek, masyarakat sering kali hanya terpaku pada satu nama besar saja. Padahal, kualitas emas batangan relatif standar selama kadarnya terjamin. “Kalau jenis-jenis logam mulia itu banyak fomonya pada ke antam. Tapi buat pemula mungkin bisa disaranin kalau logam mulia itu sama semua harganya. Yang bedain cuma pabriknya aja. (di Toko Mas Jawa) selain antam ada UBS, lotus Archi juga ada,” tambahnya.

Pentingnya Memastikan Keaslian dan Keamanan Transaksi

Di tengah tingginya minat masyarakat, risiko penipuan emas palsu juga meningkat. Oleh karena itu, membeli di gerai yang memiliki reputasi sejak lama adalah kewajiban. Tips investasi emas berikutnya adalah beli hanya di tempat terpercaya untuk menghindari kerugian. “Jangan tergiur dengan harga murah. Karena banyak banget penipuan yang nawarin harga murah,” tegas Nisa Sari.

Sebagai edukasi dasar, pembeli harus memperhatikan detail fisik pada emas. “Biasanya kalau untuk emas yang benar-benar emas (asli) itu di bagian fisiknya ada kode tertentu. Contohnya di kadar emas 17 karat itu biasanya kodenya 750,” sambungnya. Kemudahan transaksi saat ini pun didukung oleh sistem online dan offline, di mana setiap gerai resmi biasanya sudah menyediakan layanan via WhatsApp maupun marketplace demi kenyamanan pelanggan.

Manajemen Penyimpanan dan Perawatan Aset Fisik

Memiliki emas fisik berarti bertanggung jawab penuh atas keamanannya. Selain disimpan di tempat yang tidak mencolok, perawatan fisik emas perhiasan juga perlu diperhatikan agar kadarnya tidak terpengaruh oleh zat kimia. Nisa Sari memberikan rekomendasi sederhana: “Kalau untuk dipakai sehari-hari, misal mau pakai lotion sama mandi bisa dilepas dulu (emasnya).”

Menjelang Ramadhan 2026, fenomena "FOMO" terhadap logam mulia diprediksi akan terus meningkat. Namun, sebagai penutup, penting untuk melakukan diversifikasi. Meski emas relatif aman, investor tetap perlu menyebarkan dana ke instrumen lain seperti reksa dana atau saham sesuai profil risiko masing-masing. Dengan memahami langkah-langkah dasar ini, investasi emas tidak lagi menjadi sekadar tren, melainkan bagian dari fondasi keuangan yang kokoh bagi masa depan Anda.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index